Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Investor dalam negeri kaget alias shock atas kemenangan Donald Trump atas Hillary Clinton dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pun merosot. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini menanjak di posisi Rp 13.132 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.083.

Dolar AS sempat mencapai posisi tertingginya di Rp 13.185.

Kok, dolar justru menguat terhadap rupiah, padahal melemah terhadap banyak mata uang negara lainnya?

“Orang shock (investor dalam negeri), jadi orang lari ke safe haven seperti dolar, emas,” kata Ekonom BCA David Sumual kepada detikFinance, Rabu (9/11/2016).

David menyebutkan, kemenangan Trump ini akan melemahkan rupiah dan akan membawa dolar AS terus menguat ke level Rp 13.300.

“Dolar AS bisa di Rp 13.000-13.300. Tapi, mereka (AS) tidak akan membiarkan dolar AS terus menguat. Ke depan, Trump mau memperlemah kurs dolar agar produknya lebih bersaing di pasar global,” kata David.

RifanFinancindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s