Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Dolar AS terus menjadi pilihan investor di mana optimisme market di angka 100% untuk kenaikan suku bunga AS 14 Desember mendatang. DXY pada pembukaan pasar Asia kembali ke level 101.09.

Demikian disampaikan Analis Global Market Bank Mega, James Evan Tumbuan dalam risetnya seperti dikutip detikFinance, Rabu (23/11/2016).

Wallstreet memasuki rekor baru di mana Dow Jones Industrial ditutup 19.023,87 atau meningkat 0,35% dari pembukaan. Adapun hal-hal yang mendorong penguatan bursa saham adalah sentimen lanjutan dari Nigeria yang terlihat akan setuju melakukan pembekuan produksi minyak.

Regional

Kesepakatan negara-negara penghasil minyak terbesar di dunia untuk mengurangi oversupply membuat harga minyak kembali melambung ke US$ 48,13 per barel. Hal ini menjadi angin segar saham-saham Eropa terlihat dari Index Jerman DAX +0,27% serta Perancis CAC 40 yang menguat 0,40%. Euro masih tertekan terhadap dolar AS di mana 1.0600 menjadi level support untuk chart harian. Lembaga pemeringkat Moodys melihat GDP Australia 2017 diperkirakan di level 2-3%. Sedangkan pagi ini Aussie mencoba level resisten 0.7452.

Rupiah hari ini diperkirakan masih tertekan terhadap dolar AS. Rupiah spot dibuka di angka Rp 13.458. Tren penguatan dolar AS masih akan berlanjut di mana rupiah bermain di level Rp 13.425 serta titik tahanan atas masih di Rp 13.500. Bank Indonesia menargetkan 100% operasi moneter menggunakan obligasi pemerintah di tahun 2024.

RifanFinancindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s