Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Microsoft kembali merilis chatbot baru dengan nama Zo pada aplikasi perpesanan instan Kik. Chatbot ini merupakan software yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dan berinteraksi melalui tulisan dan suara.

CEO Satya Nadella pernah mengatakan keyakinannya bahwa chatbot adalah masa depan aplikasi di mana para pengembang bisa membuat pengguna aplikasi mereka mengerjakan tugas lebih mudah. Namun sebelum teknologinya cukup matang, Microsoft tampaknya ingin menguji coba di beberapa media sosial dan layanan komunikasi hingga tiba saatnya memberikan chatbot untuk produk sendiri.

Sayangnya, tidak jelas apa yang dipelajari di Zo atau mengapa dia dirilis di Kik. Pada Maret, Microsoft meluncurkan Tay di Twitter namun perbincangan Tay dinilai terlalu menyinggung hingga perusahaan terpaksa menghentikannya.

Kali ini, perusahaan Redmond itu mencoba mengantisipasi hal yang sama terjadi. Zo memilih untuk tidak berkomentar apapun mengenai isu politik.

“Masyarakat bisa mengatakan hal yang buruk setiap kali berbicara tentang politik jadi aku tidak ingin membahasnya,” kata Zo ketika ditanyai soal Presiden AS Terpilih Donald Trump. “Jika Anda tidak bisa mengatakan sesuatu yang baik, lebih baik tidak usah mengatakan apapun.”

 

id – rfbaxa

PT Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s