Jakarta, PT Rifan Financindo Berjangka – Akhir tahun indentik dengan liburan. Hal ini dikarenakan ada libur Natal dan akhir tahun yang berdekatan. Sedikitnya 1 minggu akan menjadi momen liburan akhir tahun bersama keluarga. Bagi umat kristiani yang tentunya merayakan hari natal, tentu merupakan momen spesial yang paling ditunggu. Sama halnya momen Idul Fitri bagi umat muslim.

Ada banyak hal yang dilakukan untuk menyambut datangnya hari natal dan momen pergantian tahun tersebut, di antaranya seperti menghias rumah dengan pernak-pernik khas natal, membeli baju baru, atau liburan bersama keluarga. Nah, tentu hal-hal seperti ini membutuhkan dana khusus yang harus disiapkan bila tidak ingin kantong anda jebol, apalagi kalau sampai menambah utang.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menjadi perhatian khusus bagi anda agar tidak membuat keuangan anda berantakan di pergantian tahun.

Pakaian Baru
Pakaian baru menjadi identik setiap hari besar keagamaan. Maka tak heran Department Store dibanjiri para pembeli baju baru, tak hanya pakaian, Sepatu baru pun ikut diburu. Semua serba baru dari ujung rambut sampai ujung kaki seolah menjadi keharusan dalam merayakan hari besar keagamaan. Tidak ada larangan untuk melakukan ini, tapi pertanyaannya, apakah membeli pakaian baru menjadi sebuah kebutuhan (keharusan) atau hanya sekedar ikut-ikutan alias demi gaya?

Pernak-Pernik khas Natal
Pohon natal sudah menjadi ciri khas dalam perayaan natal. Mulai dari pohon cemaranya, hingga hiasaan yang unik dan lucu menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai model ditawarkan dan tentu berpengaruh pada harganya. Semakin unik dan menarik, tentu semakin mahal. Belum lagi ukuran pohon natalnya yang mempengaruhi harga. Untuk menghemat anggaran, anda bisa membeli pohon natal dan hiasannya, lalu menggunakannya di tahun- tahun berikutnya atau mengganti beberapa hiasannya. Bisa juga untuk meminimalkan anggaran, anda cukup menghias rumah anda dengan beberapa gantungan dengan tulisan Merry Christmas atau lampu khas natal yang berkelap-kelip.

Renovasi Rumah
Tak hanya penampilan diri sendiri, penampilan rumah pun ikut dipoles. Minimal yang dapat dilakukan untuk merubah suasana rumah adalah cat rumah. Warna yang fresh ditambah lagi beberapa furnitur baru untuk mengisi rumah. Untuk menyambut kedatangan tamu, tentu keadaan rumah harus terlihat rapi dan menarik tentunya. Anggaran dalam merenovasi rumah tentu tidaklah sedikit, sehingga harus diperhitungkan dengan baik seberapa besar perubahan yang ingin anda lakukan terhadap rumah anda.

Kiriman Parsel dan Angpao
Seperti Lebaran, saat Natal tiba, pengeluaran untuk parcel dan angpao juga sudah menjadi bagian dalam perayaan hari raya. Parcel umumnya diberikan kepada kerabat dekat atau rekan bisnis. Namun yang tidak dapat dihindari adalah memberi angpao kepada saudara yang belum menikah atau keponakan yang masih kecil. Tinggal anda hitung berapa banyak keponakan anda, dan nominal yang ingin diberikan kepada mereka. Sesuaikan budget anda.

Liburan atau Pulang Kampung
Bagi sebagian masyarakat, momen natal dan akhir tahun, banyak dimanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga atau memilih pulang kampung. Mencari tiket dari jauh-jauh hari untuk pulang kampung sekaligus berlibur di kampung halaman, tentu menjadi salah satu cara untuk mendapatkan harga tiket yang lebih murah. Belum lagi menyiapkan oleh-oleh, baik untuk saudara yang dikampung ataupun kerabat yang di sekitar rumah/lingkungan kantor. Tidak ada keharusan dalam hal ini, namun sudah menjadi tradisi, bahwa yang dari kota saat pulang kampung membawa oleh-oleh, begitu kembali ke kota, juga membawa oleh-oleh. Bila anda berlibur, tentu menyiapkan pula biaya untuk hotel serta transportasi selama di tempat liburan. Hitung kembali, apa saja biaya-biaya pengeluaran yang akan terjadi saat liburan nanti.

Naiknya Harga Bahan Pokok
Ketua Ikatan Pedangan Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, ada beberapa komoditas pokok yang akan mengalami kenaikan harga jelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. “Yang kami prediksi akan naik hingga akhir tahun beras, sayur-mayur, daging, minyak goreng, bawang putih, cabai dan telur itu yang kami prediksi akan ada kenaikan harga di pertengahan bulan Desember,” ujar Mansuri.

Berdasarkan data Info Pangan Jakarta Rabu (7/12/2016) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, terlihat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Cabai merah kriting Rp 45.000 per kilogram, naik Rp 1.000 dari hari sebelumnya, cabai rawit merah Rp 43.000 per kilogram, naik Rp 3.000 dari hari sebelumnya. Cabai rawit hijau Rp 35.000 per kilogram, naik Rp 4.000 dari hari sebelumnya. Selanjutnya, bawang merah Rp 22.000 per kilogram, naik Rp 2.000 dari hari sebelumnya.

Naiknya harga bahan pokok tersebut tidak bisa kita hindari, namun dapat kita hadapi dengan persiapan perencanaan keuangan yang baik.Begitu juga dengan pengeluaran lainnya seperti yang saya sebutkan di atas. Buatlah skala prioritas dan masukan dalam anggaran. Bila anda mendapatkan bonus tahunan dari perusahaan anda, maksimalkan dengan baik dan sesuai tujuan, namun bila tahun ini belum tercapai, evaluasi dan persiapkan untuk menyambut tahun yang baru.

PT Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s