Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Dewasa ini, hampir semua negara memperkuat keamanan cyber dengan merekrut hacker. Rusia yang sedang jadi pembicaraan karena dituding mengerahkan hacker untuk mempengaruhi pilpres AS, bahkan disinyalir merekut pula hacker kriminal.

Dunia kejahatan cyber bawah tanah di Rusia memang disinyalir sangat besar sehingga banyak di antara mereka berpotensi direkrut, terutama tentu yang keahliannya tinggi. Deputi Kementerian Pertahanan Rusia, Gleg Ostapenko sudah menyatakan kalau hacker yang akan dipekerjakannya bisa saja punya catatan kriminal.

“Memang ada beberapa kasus di mana penjahat cyber ditahan namun tidak pernah sampai ke penjara,” sebut Dmitri Alperovitch dari perusahaan sekuriti CrowdStrike yang dikutip detikINET dari New York Times.

Mereka antara lain dilatih untuk melancarkan serangan DDOS dan sebagainya, sesuai misi yang digariskan pemerintah. Rusia tentu saja tidak sendiri melakukan praktik semacam itu.

“Hampir semua negara maju di dunia ini, sayangnya, menciptakan kapabilitas ofensif dan banyak yang sudah membenarkannya,” kata Anton M. Shingarev, Vice President Kaspersky.

Tahun 2013 misalnya, pemerintah Rusia mencoba mempekerjakan Dmitry A. Artimovich, hacker yang ditahan karena membuat email spam. Dia bisa langsung bebas jika mau bekerja untuk pemerintah.

“Gajinya memang kecil. Tapi jika kamu melakukan sesuatu yang ilegal dan terancam dipenjara selama 8 sampai 9 tahun, tawaran ini bisa membantu Anda,” kata dia.

Walau demikian, Dmitry ternyata punya prinsip dan tidak menerima tawaran itu. Dia memilih melalui proses pengadilan dan akhirnya dipenjara setahun lamanya.

RifanFinancindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s