Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Kasus yang menimpa Tokopedia, Bukalapak, dan JD.ID menjadi pelajaran berharga. Apalagi di tengah gencarnya program ekonomi digital melalui roadmap e-commerce.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sempat menaksir tingkat kerugian saat ketiga situs e-commerce itu tak bisa diakses bisa mencapai ratusan miliar rupiah, meskipun hanya down dalam beberapa jam saja.

“Dalam satu hari saja, Tokopedia maupun Bukalapak bisa membukukan transaksi masing-masing Rp 300 miliar,” kata menteri yang akrab disapa Chief RA itu saat berbincang dengan detikINET di Jakarta.

Down time yang berdampak pada tiga e-commerce lokal ini pun ikut dikomentari oleh Presiden Direktur Telkomtelstra, Erik Meijer. Pasalnya, solusi Disaster Recovery as a Service (DRaaS) kini menjadi penting di kala layanan data center yang digunakan ketiga e-commerce itu bermasalah.

“Berangkat dari isu network down seperti yang telah dialami beberapa perusahaan online belakangan ini, saya yakin bahwa solusi DRaaS menjadi penting dalam memiliki back-up solutions untuk critical systems,” ujarnya pada detikINET dalam kesempatan terpisah.

Menurutnya, layanan DRaaS ini menjadi sangat penting karena saat ini cloud, data center, network dan lainnya menjadi critical system bagi hampir semua lini bisnis di era digital seperti sekarang ini. Apalagi untuk perusahaan-perusahaan yang bergerak di bisnis online, e-commerce, dan sejenisnya.

“Cloud Services yang telah disediakan oleh Telkomtelstra, baik Private maupun Hybrid Cloud, bisa digunakan juga untuk membuat sistem Disaster Recovery yang sangat cepat, aman dan flexible serta efisien biaya, dan bisa juga digunakan as a service, fully managed by Telkomtelstra,” masih kata Erik.

Diungkapkannya, produk Cloud-enabled Protection dari Telkomtelstra bisa untuk melindungi dan dan extend data center dengan dua teknologi yang tersedia dari Microsoft Azure: Telkomtelstra Disaster Recovery (DRaaS) dan Telkomtelstra Backup (Backup as a Service/BaaS).

Disaster Recovery melindungi aplikasi milik pelanggan dari wontime dengan merplikasinya ke cloud milik perusahaan patungan Telkom dan Telstra itu. Sementara Data Center Extension adalah mengekstensi data center milik pelanggan ke cloud yang dikelola Telkomtelstra.

Untuk Telkomtelstra BaaS, tujuannya adalah melindungi dan backup data penting pelanggan ke cloud Telkomtelstra serta ada juga IaaS Backup yang menggunakan Cloud VMs (Virtual Machines).

“Kekuatan dari Telkomtelstra adalah didukung jaringan dan infrastruktur milik Telkom serta solusi serta pengalaman yang sudah mumpuni dari Telstra. Solusi Cloud dari Telkomtelstra untuk data pelanggan di-host di Indonesia, bukan di luar negeri sehingga selaras dengan regulasi pemerintah,” pungkasnya.

Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s