Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Setiap perjalanan, selalu menyisakan cerita yang tidak akan pernah terlupa. Tak terkecuali kisah muslim dari bumi Balkan.

Negeri itu adalah Bosnia Herzegovina, sebuah semenanjung cantik, dengan keindahan alamnya. Negeri yang pernah terkoyak oleh kejamnya perang.

Menapaki jalan-jalan di kota Sarajevo, sisa-sisa kekejaman konflik yang pernah menorehkan luka di negeri ini, jelas terpampang. Kini Bosnia Herzegovina telah damai. Tak lagi ada desing peluru, mengancam nyawa warga Bosnia.

Dahulu ada 70 persen muslim mendiami negara berpenduduk 4 juta jiwa ini. Kini, hanya tersisa 50 persen saja dan mereka hidup berdampingan dengan Kristen Ortodoks Serbia, Katolik Roma, Protestan serta Yahudi.

Meski pernah terluka, kini muslim muda Bosnia mulai bangkit. Berusaha menjadi umat Allah SWT seutuhnya, serta menjaga tradisi mereka.

Gazi Husrev Bey Medrasaah, adalah salah satu sekolah paling bersejarah di wilayah Balkan. Sekolah yang terletak di tengah pasar Bascarsija ini, didirikan sekitar 460 tahun yang lalu.

Di bawah pemerintahan Ottoman, madrasah ini setidaknya telah mendidik 10.000 alim ulama, imam, hafidz serta filsuf dari wilayah Bosnia.

Kini sekolah setingkat menengah umum ini, telah mengikuti perkembangan pendidikan dunia. Agama Islam mendapat porsi 60 persen dari seluruh mata pelajaran di sekolah ini. Sisanya adalah pelajaran umum. Hal lain yang juga berbeda, kelas untuk siswa laki-laki selalu dipisahkan dari kelas untuk perempuan.

Para muslimah di sekolah ini tak hanya memiliki paras cantik dan berhijab khas Eropa Timur, mereka juga memiliki kemauan untuk mendalami agamanya sesempurna mungkin. Satu hal yang paling spesial dari madrasah ini adalah nasyidnya.

Lantunan nasyid dari madrasah Gazi Husrev sangat populer. Tak hanya di Bosnia , tapi hampir di seluruh dunia. Setidaknya di dunia maya, kemerduan suara para pelajar madrasah ini, telah disimak oleh ribuan penggemarnya.

Nasyid ini biasanya dilantunkan sebagai bagian dari perayaan kelulusan para pelajar madrasah. Istimewanya, tak hanya memiliki kemampuan nasyid, mereka juga dididik untuk menghapal dan melantunkan ayat suci Alquran.

Jika anda mengunjungi Sarajevo, pastikan mampir ke Masjid Istiqlal. Sama dengan di Indonesia, Sarajevo juga punya Masjid Istiqlal.

Masjid megah ini, ternyata dibangun atas sumbangan Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Tak heran jika memiliki nama yang sama. Ornamennya pun sangat kental dengan nuansa Indonesia.

Lihat juga: Lantunan Alquran dan Salawat Muslim Torbeshi di Pelosok Macedonia | Rifan Financindo

Uniknya lagi, Istiqlal adalah satu-satunya masjid yang memiliki dua lantai dan dua minaret di Bosnia. Sangat berbeda dengan sebagian besar masjid yang berdiri di negara ini.

Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s