Jakarta, Rifan Financindo – Pemerintah sedang menggodok calon pengganti Jakarta sebagai ibu kota Indonesia. Salah satu calonnya adalah Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Persiapan menghadapi pemindahan ibu kota pun telah berjalan di Palangka Raya. Contohnya di infrastruktur kelistrikan, Transmisi Gardu Induk (Tragi) Palangka Raya dengan kapasitas 175 Mega Volt Ampere (MVA) telah beroperasi.

Tragi Palangka Raya berlokasi di Jalan Tjilik riwut Km 6,5 Palangka Raya, atau lebih tepatnya di Komplek PLTD Kahayan dan bersebelahan dengan Gardu Induk (GI) Palangka Raya. Tragi Palangka Raya mengaliri listrik ke lima GI di Kalteng yaitu Gas Insulated Switchgear (GIS) Mintin, GI Pulang Pisau, GI Palangka Raya, GI Kasongan dan GI Sampit.

Berbekal 804 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) dan jaringan transmisi sepanjang 503.755 kilometer sirkit (kms), Tragi Palangka Raya melayani kebutuhan listrik, khususnya di Kalimantan Tengah dengan Beban Puncak 137 MW, atau 25% dari total Beban Puncak sistem kelistrikan Kalselteng yang sebesar 540 MW.

“Hadirnya Tragi Palangka Raya ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan dan pelayanan listrik, khususnya di Kalimantan Tengah. Dengan beroperasinya Tragi ini diharapkan dapat semakin menumbuhkan minat investor untuk menanamkan modal sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah,” ujar General Manager PLN Kalselteng, Purnomo, dalam keterangan tertulis Minggu (16/7/2017).

Purnomo menjelaskan, sistem kelistrikan di Kalteng termasuk di dalam sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalteng. Daya mampu yang dapat disuplai untuk kedua Provinsi tersebut sebesar 640 Mega Watt (MW) dengan Beban Puncak mencapai 540 MW, sehingga terdapat surplus sebesar 100 MW.

Untuk Beban Puncak (BP) di Kalteng sebesar 137 MW atau 25% dari total BP sistem kelistrikan Kalsel dan Kalteng. Apabila Palangka Raya resmi ditetapkan sebagai ibu kota baru pengganti Jakarta, menurut Purnomo, sistem kelistirikan sudah siap.

Sebab, sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), sistem kelistrikan Kalsel dan Kalteng akan menambah suplai listrik sebesar 1.663,4 MW sampai akhir 2020. Berdasarkan prediksi beban puncak pada 2020 sebesar 1.000 MW, sehingga akan tersedia cadangan daya sebesar lebih dari 600 MW atau 60% dari Beban Puncak.

Lihat juga:  Jalan Mulus Menuju Palangka Raya yang Bebas Macet | PT Rifan Financindo

Daya sebesar itu akan semakin memperkuat kemampuan PLN dalam menyuplai listrik baik untuk perumahan, perkantoran dan perindustrian. Cadangan daya yang sudah direncanakan dan saat ini sedang dibangun, siap untuk mendukung kebutuhan tahap awal pembangunan Ibu Kota.

“Tentunya pemindahan Ibu Kota juga akan diikuti dengan pembangunan infrastruktur secara bertahap. Apabila keputusan Pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan Tengah sudah pasti, RUPTL PLN akan menyesuaikan dengan road map pembangunan Ibu Kota yang baru, sehingga penyediaan listrik siap mendukung pembangunan,” terang Purnomo.

Mengacu kepada RUPTL 2017 – 2026, PLN telah menyiapkan rencana pengembangan infrastruktur kelistrikan sebagai berikut:

Pengembangan Pembangkit
Khusus untuk Kalsel dan Kalteng, sampai akhir 2020, PLN akan membangun pembangkit dengan total kapasitas sebesar 1.663,4 MW. Beberapa pembangkit tersebut akan dibangun di Kalteng, antara lain adalah Extension PLTMG Bangkanai sebesar 140 MW, PLTU Sampit 50 MW, PLTG Kalteng (Pangkalan Bun) 100 MW.

Pengembangan Gardu Induk (GI)
PLN akan membangun GI baru sebesar 690 Mega Volt Ampere (MVA) dan penambahan kapasitas GI eksisting sebesar 1.290 MVA. Pengembangan tersebut dilaksanakan tahun 2017 – 2022. Sehingga total penambahan kapasitas GI sebesar 1.980 MVA.

Pengembangan Transmisi
Sesuai dengan RUPTL, pada tahun 2017-2020 PLN akan membangun jaringan transmisi sepanjang 2.584 kilometer sirkit (kms).

 

 

 

RifanFinancindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s