Blog

Samsung Garap Versi Canggih Gear VR | PT Rifan Financindo

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Setelah Gear VR yang digarap Samsung bersama Oculus, kini pabrikan asal Korea Selatan itu disebut tengah menggarap perangkat virtual reality (VR) sejenis yang lebih canggih.

Berbeda dengan Gear VR yang tetap membutuhkan smartphone tertentu, perangkat VR anyar ini akan bisa berdiri sendiri, karena sudah dilengkapi dengan ‘otak’ sendiri, lengkap dengan layar dengan kepadatan pixel yang tinggi.

Layar itu sendiri kabarnya dibuat oleh Samsung Display, yang diminta untuk mengembangkan Fine Metal Mask (FMM) dengan kepadatan 2.000 pixel per inch (PPI) untuk Gear VR anyar, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (22/6/2017).

FMM sendiri adalah komponen yang digunakan di layar OLED dan punya peran penting dalam kuantitas dan distribusi pixel. Samsung pun kabarnya tengah mengembangkan layar OLED dengan resolusi super besar untuk perangkat VR. Layar Ini disebut 1000 kali lebih responsif ketimbang layar LCD biasa.

Lihat juga: Ganjil-Genap Tak Diberlakukan Selama Libur Lebaran | PT Rifan Financindo

Jika benar Samsung bisa memproduksi layar dengan kepadatan pixel 2.000 ppi, artinya mereka bisa menyalip Oculus Rift yang kepadatan layarnya hanya 460 ppi, yang merupakan tertinggi di pasaran saat ini.

Meski sebenarnya banyak peneliti yang menganggap kalau mata manusia tak bisa membedakan detail layar dengan kepadatan di atas 300 ppi. Meskipun ada juga yang menganggap kalau kepadatan layar tinggi itu diperlukan untuk menghilangkan efek pusing dan mual saat menggunakan perangkat VR.

 

 

Rifan Financindo

Smartfren Amankan Tol Fungsional dengan Puluhan Mobile BTS | Rifan Financindo

Jakarta, Rifan Financindo – Demi memberikan kualitas jaringan mumpuni di sepanjang momen mudik, Smartfren telah menyiapkan puluhan mobile Base Transceiver Station (BTS) yang siaga di sepanjang jalur mudik. Terutama di sepanjang tol fungsional.

Menurut Munir Syahda Prabowo, VP Network Smartfren, tercatat ada sebanyak 60 juta mobile BTS yang disiapkannya untuk mengatisipasi lonjakan trafik ketika momem lebaran tahun ini. Sebagian besar disebar di pulau Jawa yang dianggap memiliki intensitas terbesar pemudik.

“Ada 60 mobile BTS yang sudah kami siapkan, 80% di antaranya di pulau Jawa,” ujar Munir, di Jakarta.

Tol fungsional yang disiapkan Pemerintah untuk para pemudik juga jadi fokus Smartfren. Munir menambahkan telah menyiagakan mobile BTS di sepanjang tol fungsional, mulai dari Brebes hingga Pemalang sampai Gringsing.

Lihat juga: Jelang Lebaran, Pengguna Makin Getol Internetan | PT Rifan Financindo

Meski demikian status mobile BTS yang disiapkan Smartfren di sepanjang tol fungsional sebatas standby alias disiagakan. Smartrfren baru akan mengaktifkannya bila mulai terjadi peningkatan trafik oleh pelanggan yang melalui tol fungsional.

“(Tol fungsional) dari Brebes hingga Pemalang, sampai Gringsing, mobile BTS kami sudah ready. Tapi kami akan aktifkan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

 

 

PT Rifan Financindo

Kisah Pemuda Gagal Kuliah dan Kebingungan Kini Hartanya Rp 10 Triliun | PT Rifan Financindo

Jakarta, Rifan Financindo – Spotify, sebuah layanan streaming musik asal Swedia yang terus menanjak, diciptakan lelaki bernama Daniel Ek. Berkat sukses Spotify, pria berkepala pelontos ini memiliki harta tembus USD 800 juta atau di kisaran Rp 10,6 triliun.

“Kami sekarang adalah salah satu mitra terbesar dari label rekaman dalam hal musik digital. Kami adalah sumber pendapatan yang substansial untuk industri musik secara keseluruhan,” katanya mengenai Spotify.

Daniel sudah kenalan dengan musik di umur 5 tahun setelah dihadiahi gitar oleh orang tuanya. Sang ibu adalah penyanyi opera dan pianis. Ayah kandungnya meninggalkan Daniel saat ia masih bayi, sedang ayah tirinya bekerja di bidang TI. Jadi dia akrab dengan musik dan teknologi sejak belia.

Masa kecil Daniel dihabiskan di sebuah apartemen di daerah Ragsved. Bakat entrepreneurnya mulai terlihat ketika pada usia 14 tahun, Daniel membuat bisnis pembuatan website dengan merekrut teman temannya yang ahli. Dia pun jadi remaja kaya dengan pendapatan sampai USD 15 ribu per bulan yang ia habiskan antara lain untuk membeli video game.

Gemar dengan teknologi, ia tak segan membeli server sendiri untuk percobaan. Dia juga nekat coba melamar di Google, tapi ditolak karena belum cukup umur. Tapi kejadian itu malah memicunya membuat perusahaan mesin cari sendiri. Usaha itu gagal, tapi dia sukses jadi karyawan di sebuah perusahaan teknologi bernama Jajja. Gajinya lagi lagi untuk membeli server.

Daniel masuk kuliah di Royal Institute of Technology jurusan teknik. Tapi ia memilih drop out hanya dalam 8 minggu karena merasa hanya belajar teori. Tapi gagal kuliah itu tak bepengaruh besar, ia malah jadi kaya. Daniel yang kreatif dan pintar ini kemudian membuat program untuk sebuah perusahaan dan ia dibayar USD 1 juta. Dari jualan paten, ia dibayar lagi USD 1 juta.

Lihat juga: Dilema karena Tembakau | PT Rifan Financindo

Sudah kaya di usia 23 tahun, Daniel malah bosan. Ia tak tahu mau berbuat apalagi. Maka dibelinya apartemen 3 kamar di ibu kota Stockholm dan sebuah Ferrari Modena. Ya, ia malah berfoya foya namun merasa sedih karena tetap belum bisa memikat para gadis. “Waktu itu aku ingin lebih terlihat keren,” katanya.

Kebingungan, Daniel menjual mobil mewahnya dan pindah ke dekat orang tuanya untuk meditasi dan kadang main gitar. Di situlah Daniel memiliki ide untuk mengawinkan musik dan teknologi. Dia lalu kenalan dengan seorang veteran Silicon Valley bernama Martin Lorentzon yang sudah kaya raya dan seperti Daniel, bosan dengan hidupnya.

Setelah nongkrong beberapa lama, keduanya akhirnya punya misi untuk mengguncang industri musik. Daniel merasa industri musik sedang sekarat. Ketemulah nama Spotify. Mulailah mereka merekrut orang.

Jatuh Bangun Merancang Spotify

Daniel dan Martin kemudian merancang interface Spotify yang mengambil inspirasi dari iTunes. Namun Daniel tak ingin buru-buru meluncurkannya sebelum mencapai kesepakatan dengan label musik.

Tapi kesepakatan dengan label ternyata sangat sulit, sampai memakan waktu 2 tahun. Daniel berusaha meyakinkan bahwa model bisnis Spotify akan menghasilkan lebih banyak penjualan musik. “Ini ide hebat, aku waktu itu yakin pasti berhasil,” kata Daniel.

Daniel dan Martin menghabiskan banyak uang dalam perjuangan itu. “Kami berjudi dengan uang pribadi kami. Kami dipimpin oleh keyakinan dibanding rasionalitas,” tutur Daniel.

Akhirnya di tahun 2008, Spotify debut di wilayah Skandinavia, Prancis dan Inggris. Dan baru 3 tahun kemudian, deal final untuk wilayah AS terjadi.

Sean Parker, mantan presiden Facebook yang sekarang anggota direksi Spotify dan membantu mereka masuk AS, mengagumi Daniel. “Dia satu satunya entrepreneur teknologi yang punya kesabaran untuk mencapai sesuatu dan kemampuan untuk tidak runtuh dalam tekanan atau menjadi frustrasi,” kata Parker.

Daniel memang suka meditasi, mungkin itu kunci ketenangannya. “Aku pernah bicara dengan Daniel di kantornya, dia duduk tanpa bergerak seperti Budha dari Swedia. Yang bergerak cuma mulutnya,” tambah Parker.

Kini, Spotify sudah sukses. Pengguna aktif per bulan tercatat 140 juta di seluruh dunia Dari jumlah itu, sekitar 50 juta di antaranya berbayar. Mereka juga sedang berancang-ancang melantai di bursa saham.

 

 

RifanFinancindo

Jajaran ‘Program Digital’ Telkomsel untuk 2017 | PT Rifan Financindo

Jakarta, Rifan Financindo – Telkomsel menggeber sejumlah program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk 2017 ini, dan semua program tersebut menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi digital.

“Program kali ini semuanya berbau digital, karena ke depannya hal ini akan jadi bagian yang tak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sehari-hari,” ujar Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel dalam acara di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Senin (20/6/2017).

Program-program tersebut adalah The NextDev, IndonesiaNEXT, #internetBAIK, Telkomsel Digital Campus, dan PETANI (Peduli Tani Anak Negeri). Digabungkan dengan penggelaran jaringan hingga ke pelosok negeri, hal ini menjadi upaya Telkomsel di dalam membangun ekosistem digital di Indonesia.

“Perkembangan teknologi digital perlu kita manfaatkan bersama secara positif untuk mendukung perkembangan bangsa. Kemajuan teknologi tentunya membuka berbagai kesempatan baru, dan kami yakin hal tersebut dapat mendorong perubahan serta menghadirkan berbagai dampak sosial yang positif di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Salah satu program itu adalah IndonesiaNEXT yang merupakan program sertifikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan keahlian profesi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global yang lebih kompetitif.

Tidak kurang sebanyak 3.800 peserta dari 344 kampus negeri dan swasta di seluruh Indonesia telah mengikuti program sertifikasi yang didukung oleh berbagai lembaga sertifikasi terpercaya ini, baik skala nasional maupun internasional. Tahun ini IndonesiaNEXT akan diselenggarakan di 10 kota.

Sedangkan untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi yang dapat mendukung berbagai aktivitas formal dan informal di tingkat perguruan tinggi, tahun ini Telkomsel akan melangsungkan program Digital Community Campus. Program ini rencananya akan diterapkan di 20 kampus di 20 kota di Indonesia.

Di sisi lain, dalam membangun ekosistem digital yang positif, Telkomsel mendorong program #internetBAIK (Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif) dimana para peserta sosialisasi yang utamnya berasal dari lingkungan sekolah akan dibekali pengetahuan dan pemahaman untuk menggunakan Internet maupun teknologi informasi secara positif.

Lihat juga: Mimpi Disney Bung Karno di Pantai Ancol | PT Rifan Financindo

Di tahun 2016, program ini telah melibatkan sebanyak 2.800 guru dan orang tua murid, 54 sekolah, 900 murid, dan 550 duta #internetBAIK yang akan membantu proses edukasi ke masyarakat.

“Kami ingin dapat terus berperan aktif mengajak masyarakat dalam penggunaan Internet yang positif. Untuk itu tahun ini program #internetBAIK akan terus kami gulirkan di lebih banyak lagi kota, sehingga awareness masyarakat terhadap pentingnya penggunaan Internet yang bertanggung jawab, aman, inspiratif dan kreatif dapat meningkat,” tutup Ririek.

 

Rifan Financindo

Lagi, Seorang Bocah Masuk RS karena Telan Komponen Fidget Spinner | Rifan Financindo

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka – Mainan yang tengah ngehits, fidget spinner kembali mencelakai penggunanya. Seorang bocah di Sydney dilarikan ke rumah sakit karena tanpa sengaja menelan serpihan yang lepas dari mainan tersebut.

Kabar tersebut di-posting di Facebook, oleh ibu si bocah di grup North Shore Mums. Bocah yang tidak disebutkan namanya itu dilarikan ke Royal North Shore Hospital.

“Sisi spinner retak dan saat diputar, cakramnya terbang ke mulut dan sebelum dia menyadari, dia menelannya,” tulis sang ibu.

Gambar hasil pemindaian dengan sinar-X menunjukkan bahwa serpihan tersebut terjebak di perut si bocah. Diharapkan benda tersebut akan keluar dengan sendirinya dalam 2 hari, tetapi cara lain akan dilakukan jika tetap tidak keluar.

Ini bukan kali pertama fidget spinner, atau komponennya, tertelan oleh anak-anak. Beberapa waktu lalu, seorang gadis cilik di Indiana tanpa sengaja menelan bantalan logam yang terlepas saat memainkan fidget spinner di dalam mobil.

Lihat juga: Ini Cara Mengisi Baterai Handphone di Motor Yang Benar | PT Rifan Financindo

Sebelumya, seorang bocah di Amerika Serikat juga tanpa sengaja tersedak oleh fidget spinner. Benda tersebut tersangkut di kerongkongan.(up/up)

 

 

PT Rifan Financindo